da Journal
























Judul Novel             :   On A Journey
Penulis                      :   Desi Puspitasari
Penerbit                    :   Bentang
Tahun Terbit           :   2013
Kota Terbit              :   Yogyakarta
Jumlah Halaman    :   262 halaman

Novel ini berkisahkan mengenai pengalaman perjalanan yang ditempuh Ruby Tuesday untuk melarikan diri dari seseorang yang dicintainya.
Penolakan Stine atas perasaannya membuat Ruby Tuesday berubah menjadi seorang drama queen. Menangis semalaman, mengunci diri sampai nekat kabur ke suatu tempat demi menghindari Stine. Dan yang membuat terlebih konyol, Ruby berencana mengayuh sepeda saat sampai di kota tujuannya kelak. Namun sepertinya takdir berkata lain, Ruby harus memulai perjalanan dengan sepeda jauh sebelum sampai di kota yang ia tuju. Di sepanjang perjalanan banyak sosok dan pengalaman yang ia temui. Dari sopir bus yang menipunya, seorang dokter dengan motor bututnya, pegawai dan pemilik kedai yang kehilangan orang yang paling dikasihinya, seorang pencuri sepeda demi menghidupi kekasihnya, seorang anak yang senang untuk melakukan perjalanan, dan seorang gadis muda yang tabah menghadapi kehamilan tanpa keluarga di sisinya. Semua sosok dan pengalaman itu membuat Ruby Tuesday melihat dan membuka hatinya. Selama ini ia hanya terkungkung dengan hidupnya sendiri dan merasa paling menderita. Padahal masih banyak orang luar yang lebih memprihatinkan dari hidupnya. Kisah tersebut akhirnya ia tuangkan dalam sebuah buku yang membawanya kembali bertemu dengan Stine dan sesorang yang benar-benar mencintainya.
Novel karya Desi Puspitasari ini sangat menarik untuk dibaca. Novel ini lebih banyak narasi dibanding dialog yang terkadang membuat bosan pembaca, namun untuk saya sendiri narasi ini menguatkan latar dan tokoh sehingga membawa pembaca masuk ke dalam cerita. Namun sejujurnya saya terkadang berpikir lebih keras untuk memahi setiap penggambaran yang dituliskan. Latar dari novel ini sangat menarik, dan apabila tidak melihat nama penulisnya pasti banyak yang mengira ini merupakan novel terjemahan. Novel ini mengandung pesan moral maupun sosial, di antaranya untuk selalu peduli dengan keadaan orang di luar dan lebih banyak untuk bersyukur akan kehidupan yang diberikan Tuhan. Overall menurut saya novel ini recomended banget untuk dibaca
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


KEI
Kutemukan cinta di tengah perang






















Judul Novel             :   Kei
Pengarang                :   Erni Aladjai
Penerbit                    :   Gagas Media
Tahun Terbit           :   2013
Kota Terbit              :   Jakarta
Jumlah Halaman    :   254 halaman

Novel ini merupakan “Pemenang Unggulan Dewan Kesenian Jakarta 2012”, menceritakan tentang cinta yang tumbuh di tengah perang antara Namira Evav dan Sala.
Namira Evav merupakan gadis dari Kepulauan Kei, Maluku yang harus kehilangan orangtuanya dan terpisah oleh sahabatnya, Merry karena perang yang mengatasnamakan perbedaan. Sala sendiri kehilangan satu-satunya keluarga yaitu ibunya dalam perang tersebut. Sedangkan ayahnya, bahkan telah meninggalkannya sebelum dia lahir. Pertemuan mereka terjadi di pengungsian di tengah perang saudara dan sejak pertemuan itu timbullah benih cinta antara Namira dan Sala. Namun semakin kuat cinta mereka, banyak ujian yang menerpa. Mereka terpisah karena Namira terbawa kapal ke Makassar. Dan semenjak itu Sala memutuskan berhijrah ke Ibukota untuk memperoleh hidup yang lebih baik dan mengurangi rasa sakit akan kenangan bersama Namira.
Entah mengapa saya agak sulit mengikuti jalan ceritanya. Kemungkinan karena saya lebih terbiasa membaca kisah romance yang penuh dengan cinta. Dan setting waktu novel ini yang menurut saya asing karena pada saat itu saya belum terlahir. Namun saya akui penulis dari novel ini sangat apik dengan alur yang runtut dan gambaran tokoh yang jelas. Serta setting dan dramatisasi yang indah. Membawa pembaca masuk ke dalam situasi tahun 1990an.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Kisah mengenai perjuangan seorang perempuan yang tinggal di pesisir utara Jawa Tengah demi mengejar impiannya Beliau adalah anak perempuan tertua di keluarganya dengan satu kakak laki-laki, serta memiliki empat adik yang masih kecil. Sehari-hari Beliaulah yang membantu ibunya untuk mengerjakan pekerjakan rumah. Ayah Beliau merupakan seorang PNS golongan rendah dengan enam anak yang harus dinafkahi dan Ibu Beliau hanya seorang Ibu rumah tangga.
Saat itu adalah kelulusan Madrasah Aliyah, setingkat dengan SMA. Teman Beliau mengajak untuk melanjutkan kuliah keguruan di Semarang. Ada keinginan besar untuk melanjutkan kuliah, namun setelah Beliau mengutarakan keinginannya, Ayah Beliau tidak mengizinkan untuk melanjutkan kuliah tetapi menyarankan Beliau untuk melanjutkan ke pesantren. Disamping biaya ke pesantren tidak terlalu mahal, Ayah Beliau menginginkan Putrinya paham mengenai agama. Namun tekad Beliau untuk melanjutkan kuliah dan meraih cita-cita sudah bulat. Suatu ketika Beliau membaca surat kabar dan mendapati ada pendaftaran KOWAL (Korps Wanita Angkatan Laut) di Semarang. Ini kesempatan besar pikir Beliau. Beliaupun nekat untuk mengikuti pendaftaran tersebut. Beliau mengurus sendiri semua dokumen yang diberikan untuk pendaftaran KOWAL. Saat hari pendaftaran tiba, Beliau berangkat menuju Semarang. Tak tega melihat putrinya sendiri, Ayah Beliau pun menyertai walaupun hanya mengawasi saja. Tahap pertama Beliau dinyatakan lolos, namun pada saat tahap kedua Beliau dinyatakan tidak lolos karena kriteria fisik yang tidak sesuai. Melihat kegigihan Putrinya saat melakukan pendaftaran di KOWAL, Ayah Beliau pun menjadi luluh dan menawarkan untuk mengantar Putrinya mendaftar di IAIN Walisongo Semarang (sekarang UIN). Dan karena tekad Beliau untuk sekolah sangat tinggi Beliaupun menerima tawaran Ayah Beliau. Dan Beliaupun diterima di Fakultas Tarbiyah. Sekarang Beliau merupakan pengajar dan mengabdi selama 15 tahun di sebuah sekolah swasta.
Dari kisah tersebut dapat kita ambil hikmah bahwa dengan tekad yang kuat pasti kita akan dapat mencapai sesuatu yang diinginkan dan jangan mudah untuk menyerah dalam hal apapun. Dan serahkanlah semuanya kepada Sang Pencipta.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts

ME

Da journal
Lihat profil lengkapku

About me

I'm Indonesian. I'm moslem and I proud because it.

Visitor

Categories

Book (6) Review (6) KDrama (5) DIY (3) Traveling (3) Trip (3) #HariBloggerNasional (1) #InovasiBCA (1) #MyBCAExperience (1) Beauty (1) Food (1) Lifestyle (1) Perbankan (1) story (1)

Blog Archive

  • ►  2017 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2016 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Januari (3)
  • ▼  2015 (5)
    • ►  Oktober (2)
    • ▼  Agustus (3)
      • [Review Novel] : On a Journey
      • [Review Novel] : "Kei" : Kutemukan Cinta di Tengah...
      • [Lifestory] : Kekuatan Sebuah Tekad

recent posts

Popular Post

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates