da Journal

Assalamualaikum readers, sebelum baca ini intip yang ini dulu ya [KDRAMA] PAGE TURNER EPS 1 PART II



Mobil yang dikendarai ibu Yoo Seul mengalami kecelakaan. Luka luar Yoo Seul tidak parah. Hanya saja saraf optik mata Yoo Seul rusak dan menyebabkan dia buta. Ibu Yoo Seul tidak dapat menerima kenyataan anaknya buta dan tetap memaksa Yoo Seul untuk tetap bermain piano.



Cha Sik mengalami insiden saat pendaratan. Organ yang terkena tongkat galahnya tidak menyebabkan masalah. Hanya saja beberapa tulang belakangnya harus ada yang dibenahi dengan operasi. Dan pasca operasi dokter menyarankan untuk menghentikan olahraga mengingat olahraga merupakan aktivitas yang berat dan dikhawatirkan dapat mengganggu tulang belakangnya.


Jin Mok syok mendengar Yoo Seul mengalami kecelakaan. Ia pun memutuskan menjenguk Yoo Seul dengan membawa bunga. Di rumah sakit Yoo Seul bertemu Cha Sik. Yoo Seul menanyakan jalan menuju atap kepada Cha Sik. Cha Sik pun menawarkan untuk mengantar Yoo Seul. Dari kejauhan terlihat Jin Mok melihat ke arah Yoo Seul dan merasa sangat bersalah melihat Yoo Seul buta. Jin Mok diam-diam mengikuti Yoo Seul dan Cha Sik. Setelah sampai di tempat yang mereka tuju, Cha Sik meninggalkan Yoo Seul. Yoo Seul memanjat pagar pembatas dan mencoba melompat. Belum sempat ia terjun, Jin Mok mencegah perbuatan Yoo Seul. Saat itulah Yoo Seul meluapkan semua perasaan kecewanya terhadap Jin Mok dan ibunya. Yoo Seul mengakatakan bahwa perilaku ibunya yang memaksanya untuk bermain piano itu disebabkan sakit hati ibunya pada Jin Mok . Setelah meluapkan semuanya, Yoo Seul pun melompat. Tak disangka Cha Sik menangkap tubuh Yoo Seul. Tak disangka ternyata Cha Sik tidak membawa Yoo Seul ke atap gedung melainkan ke parkiran. Yoo Seul marah karena Cha Sik menipunya. Cha Sik pun membalas bahwa Yoo Seul salah kalo ia menyalahkan ibunya maupun Jin Mok.



Setelah menyelamatkan Yoo Seul, Cha Sik bergegas pulang bersama ibunya. Hujan turun saat mereka akan pulang. Ibu Cha Sik mencoba membuka payung namun payung itu terlempar membuat Cha Sik tertawa terbaha-bahak. Namun tawa Cha Sik berubah menjadi air mata. Ibu Cha Sik menyadari ada yang tak beres dengan anaknya. Dia pun memeluk Cha Sik mencoba menenangkan putranya. Cha Sik terluka karena menganggap kemampuan yang ia banggakan hilang.



Sejak diagnosa dokter yang tidak memperbolehkan Cha Sik berolahraga, membuatnya murung dan malas makan. Ibu Cha Sik prihatin melihat keadaan putranya. Ia pun mencari cara untuk menghibur Cha Sik. Ibunya menceritakan mengenai ayah Cha Sik yang jenius dan kemampuannya menurun kepada Cha Sik. Ayah Cha Sik merupakan seorang pianis. Cha Sik mulai mengingat ketertarikannya pada alunan piano saat ia masih kecil. Cha Sik pun mulai bersemangat untuk menjadi seseorang yang hebat seperti ayahnya. Lalu apa yang akan dilakukan Cha Sik untuk mewujudkannya ?



Di rumah Yoo Seul, ibu Yoo Seul masih tak mengerti perasaan putrinya dan masih meminta Yoo Seul untuk berlatih piano. Ibunya juga mengatakan akan menjadi pendampingnya selama di sekolah. Tiba-tiba Yoo Seul mengingat selama hidupnya ia terlalu menurut. Ia mengingat perkataan Cha Sik untuk tidak menyalahkan ibunya atas semua kejadian yang ia alami. Yoo Seul pun menolak untuk didampingi ibunya ke sekolah. Ia ingin mandiri. Dan satu keinginan lainnya ia meminta untuk berhenti bermain piano. Lantas bagaimana kehidupan Yoo Seul di sekolah setelah ia buta ???
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

source : asianwiki.com


Drama : Page Turner
Pemain : Kim So-Hyun, Ji Soo, Shin Jae-Ha, Ye Ji-Won, Hwang Young-Hee
Channel : KBS2
Episode : 3
Tanggal Rilis : 26 Maret - 9 April 2016


Drama ini bercerita tentang kehidupan tiga orang remaja yaitu Yoon Yoo Seul, Seo Jin Mok, dan Jeong Cha Sik.
Yoon Yoo Seul (Kim So-Hyun)merupakan siswa peringkat satu Jurusan Piano di SMA Seni Han Joo. Yoo Seul sangat handal bermain piano bahkan tanpa melihat notasi balok. Ia mendapatkan bakat dari ibunya yang merupakan guru piano
Seo Jin Mok (Shin Jae-Ha) merupakan siswa peringkat dua Jurusan Piano di SMA Seni Han Joo. Jin Mok merupakan rival dari Yoo Seul. Dia berambisi ingin merebut peringkat Yoo Seul. Ia sering disebut “psikopat” karena saat bermain piano dia tidak bisa menciptakan feel sesuai dengan lagu.
Jeong Cha Sik (Ji Soo)merupakan atlet Nasional Lompat Galah dari SMA Atletik Woo Jeong. Cha Sik merupakan siswa yang mudah tersinggung dan sedikit temperamental. Namun Cha Sik sangat menyayangi dan menghargai ibunya. 




Diceritakan, Yoo Seul diantarkan ibunya ke sekolah untuk mengikuti ujian. Undian pertama ujian jatuh pada Jin Mok. Guru menawarkan kepada muridnya siapa yang akan menjadi page turner (pembuka halaman buku notasi) bagi Jin Mok. Yoo Seul pun menawarkan diri. Sontak teman-temannya heran mengingat hubungan mereka cukup sengit. Ibu Yoo Seul berpesan apabila dia ingin menjatuhkan musik, Yoo Seul harus sengaja membuka buku notasi dengan lamban. Namun itu tidak dilakukan Yoo Seul, ia membukakan buku notasi Jin Mok dengan baik.




Di sela-sela permainan Jin Mok, Yoo Seul membayangkan masa kecil saat ia ikut ibunya memberikan les privat piano Jin Mok. Ibu Yoo Seul meminta Jin Mok untuk memainkan piano dengan perasaan. Namun Jin Mok tidak terima dengan perkataan ibu Yoo Seul dan meminta ayahnya untuk mengganti guru pianonya. Jin Mok tidak ingin diajar oleh guru piano yang tidak pernah mendapatkan pendidikan di luar negeri. Ibu Yoo Seul meminta untuk tetap menjadi guru Jin Mok. Namun ayah Jin Mok tidak dapat menolak permintaan ayahnya dan meminta Ibu Yoo Seul untuk selanjutnya tidak mengajar lagi. Yoo Seul keberatan dengan Jin Mok. Dia kemudian mencontohkan kepada Jin Mok bagaimana bermain piano seperti apa yang dikatakan ibunya. Sontak Ibu Yoo Seul kaget melihat putrinya dapat bermain piano dengan benar walaupun dia tak pernah mengajari putrinya. Jin Mok tak suka melihat Yoo Seul dibanggakan oleh ibunya lantas menjept jari Yoo Seul. Ibu Yoo Seul pun marah atas perlakuan Jin Mook dan berjanji pada dirinya sendiri tak akan pernah mengajar Jin Mok lagi.




Kembali ke ujian, sekarang giliran Yoo Seul yang mendapatkan kesempatan untuk memainkan piano. Dan tanpa disangka Jin Mok menawarkan untuk menjadi page turner. Dan tanpa diduga saat seharusnya Jin Mok membalik buku notasi untuk Yoo Seul, dia malah menjatuhkannya. Permainan piano pun terhenti sejenak. Namun tak lama Yoo Seul melanjutkan kembali permainannya tanpa melihat notasi. Hal itu membuat para guru dan audience berdecak kagum.




Di setting lainnya yaitu kompetisi lompat galah. Jeong Cha Sik sedang menunggu giliran untuk melompat. Saat itu ia melihat tas ibunya tidak sengaja dijatuhkan oleh seorang wanita dan bibi itu tidak meminta maaf. Melihat hal itu Cha Sik tidak terima dan mulai memaki bibi itu. Bibi itu membawa spanduk menyemangati anaknya. Cha Sik yang melihat, menantang anak bibi itu. Ia berkata akan mengalahkan anak bibi itu dan ternyata anak bibi itu adalah Atlet Nasional peringkat satu. Cha Sik pun semakin berambisi mengalahkannya. Ia pun mencoba mengungguli anak bibi itu dan tak disangka ia pun berhasil. Cha Sik pun kembali mencoba menaikkan rekornya. Namun terdapat insiden yang menyebabkan Cha Sik harus dibawa ke rumah sakit. Apakah insiden itu dan bagaimana keadaan Cha Sik?





Kembali ke Yoo Seul, selepas ujian Yoo Seul tak sengaja bertemu dengan Jin Mok. Yoo Seul sempat bersitegang dengan Jin Mok dengan melontarkan hinaan. Jin Mok pun terluka dan ia berdoa agar orang yang menghina dia diberikan balasan setimpal. Selepas doa yang dipanjatkan Jin Mok, terjadi peristiwa yang mengubah Yoo Seul apakah itu?

To Be Continued ... 


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
src : asianwiki.com

“Kita tak akan pernah tahu akan mendapatkan teman dimana dan seperti apa
Bisa saja melalui peristiwa yang tak terduga
Bisa saja orang yang awalnya tak kau sukai bisa menjadi teman
Kau tak akan tega melukai temanmu meski terkadang dia bisa saja tega melukaimu
Apabila kau menganggap seseorang itu teman, kau akan percaya meski bisa saja dia berkhianat
Kepercayaan penuh pada temanmu dapat membuatnya urung untuk berkhianat
Dan kembali seutuhnya kepadamu bahkan lebih dari sebelumnya”
___ Me

Sedikit pesan yang bisa saya ambil dari Korean Drama “Moorim School”.

src : dramafever.com

Bercerita mengenai seorang idola, Yoon Shi Woo (Lee Hyun-Woo) yang memutuskan untuk rehat di puncak ketenarannya dengan alasan gangguan pendengaran yang ia alami. Sang manajer pun menyetujuinya, namun dibalik itu semua sang manajer mencoba menurunkan karier Shi Woo dengan skandal atas skenario manajernya. Shi Woo dituduh meninggalkan teman wanitanya yang sedang diganggu oleh preman suruhan. Padahal sebenarnya ia mengejar paparazzi dan teman wanitanya itu diselamatkan oleh seorang karyawan kafe cepat saji, Shim Soon Duk (Seo Ye-Ji).
Di situasi lain, Wang Chi Ang (Lee Hong Bin) seorang pewaris Sang Hae Group yang baru saja tiba dari luar negeri menolak tujuan ayahnya untuk memasukkannya di Moorim School. Ia pun mencoba melarikan diri dari pengawal ayahnya dengan melompat ke laut dan pada saat itu Chi Ang diselamatkan oleh Soon Duk. Dan sejak saat itu Chi Ang mulai menyukai Soon Duk. Ia bertekad akan mengikuti kemanapun Soon Duk pergi. Saat tersadar Chi Ang sudah berada di rumah Soon Duk dan ia mengetahui bahwa Soon Duk bersekolah di Moorim. Chi Ang pun memutuskan setuju untuk ke Moorim demi kebahagian ibunya dan demi mengejar Soon Duk.
Shi Woo mulai mencari Moorim School berniat untuk menyembuhkan gangguan pendengarannya seperti apa yang dikatakan penggemarnya, Hwang Sun A (Jeong Eu-Gene) saat konser. Ia memacu mobilnya mengikuti petunjuk GPS dan tibalah dia di tepi hutan. Diapun masuk ke hutan untuk mencari letak Moorim School. Tak disangka, ia bertemu dengan Soon Duk. Shi Woo pun meminta Soon Duk untuk mengklarifikasi perihal skandalnya. Di saat bersamaan Chi Ang yang mengetahui Soon Duk didekati oleh Shi Woo berusaha menyerang. Dan pada saat itulah segel dari Moorim School terbuka.
Moorim School adalah sekolah bela diri terbaik yang letaknya tersembunyi. Hanya kepala sekolah, Hwang Moo Song (Shin Hyun-Joon) dan orang tertentu yang dapat membuka segel dari Moorim School. Dengan terbukanya segel Moorim School membuat tanda tanya Kepala Sekolah, Guru, dan siswa. Siapakah sebenarnya dari kedua orang yang mempunyai kekuatan lebih? Chi Ang atau Shi Woo?
Chi Ang dan Shi Woo harus berbagi kamar seperti siswa lainnya. Mereka selalu bertentangan dan tak mau mengalah satu sama lain. Pada suatu ketika Shi Woo menyinggung hal yang sensitif bagi Chi Ang. Alhasil Chi Ang marah dan memukul Shi Woo. Hwang Moo Song yang mendengarpun marah dan ia memberi hukuman apabila di antara Shi Woo dan Chi Ang yang dapat sampai ke Puncak Moorim akan tetap bertahan dan yang lainnya harus keluar.
Singkat cerita karena perjalanan ke Puncak Moorim, Chi Ang dan Shi Woo menjadi akrab dan mereka berdua tidak ada yang keluar karena mereka mempertahankan satu sama lain. Merekapun berteman baik. Namun ujian mereka tak berhenti disitu. Chi Ang cemburu buta karena Soon Duk lebih dekat dengan Shi Woo dan diapun mulai menjauhi Shi Woo.
Di suatu malam Shi Woo sepat tertidur karena dentingan melodi piano yang dimainkan Sun A, hal itu mengingatkan akan masa kecilnya walaupun ia sendiri tak mengetahui bagaimana masa kecil dan siapa orangtuanya. Namun ada kalanya ia bermimpi melihat anak kecil yang menangis di tengah kobaran api. Siapakah anak kecil itu sebenarnya?
Suatu ketika Presdir Wang Ha-O (ayah Chi Ang) mensponsori Moorim School untuk liburan. Hal ini diluar dari peraturan sekolah yang memperbolehkan siswanya untuk ke dunia luar. Di saat itu terjadilah peristiwa penculikan Soon Duk. Namun ternyata target sebenarnya bukanlah Soon Duk melainkan Sun A. Karena peristiwa ini siswa terpaksa harus kembali ke sekolah dan Chi Ang terluka karena berusaha  menyelamatkan Soon Duk. Sebenarnya siapakah dalang dibalik semua ini? Dan apa tujuannya?
Di situasi lain seorang laki-laki yang baru saja terbangun dari komanya selama delapan belas tahun sedang berjalan-jalan di tengah kota. Chae Yoon (Shin Sung-Woo), tak sengaja menemukan Shi Woo yang sedang kesakitan karena gangguan pendengarannya. Chae Yoon pun mencoba menyembuhkan dengan cara yang sama seperti kepala sekolah Hwang. Dan saat Shi Woo menanyakan apa hubungannya Chae Yoon dengan Moorim ia sudah menghilang.
Peristiwa kesalahan penculikan mendorong Kepala Sekolah Hwang Moo Song untuk mencari tahu dibalik peristiwa ini. Dia memutuskan Kompetisi Moorim yang biasanya hanya ditujukan untuk kalangan tertutup pada tahun ini dibuka untuk umum. Pada tahun-tahun sebelumnya pemenang dari kompetisi ini berhak menjadi pewaris Moorim School dan mendapatkan kunci Chintamani yang memiliki kekuatan. Para siswa bersemangat untuk mengikuti kompetisi ini. Chi Ang bertekad untuk memenangkan kompetisi ini dan mengalahkan siapapun tak peduli itu temannya untuk kebahagiaan ibunya. Shi Woo pun bertekad menang untuk mengetahui masa lalunya yang berhubungan dengan sekolah dan kunci Chintamani tanpa melukai siapapun. Pada saat semifinal Chi Ang dan Shi Woo bertanding sengit. Dan seperti prinsip Shi Woo dia tak akan melukai temannya. Dan apa yang dia tunjukkan??? Suatu peristiwa besar mengejutkan para penonton. Chi Ang kalah dari Shi Woo. Ia merasa dipermalukan terlebih ayahnya juga menyaksikannya. Setelah peristiwa itu terdapat peristiwa yang membuat kompetisi dibatalkan.
Setelah peristiwa itu banyak fakta yang terungkap. Semuanya memiliki keterkaitan satu sama lain. Siapa sebenarnya Sun A, tujuan ayah Chiang meminta Chiang untuk ke Moorim School, dalang dibalik semua kekacauan saat kompetisi, peyebab kebutaan ayah Soon Duk, masa kecil Shi Woo, dan peristiwa delapan belas tahun lalu yang menyebabkan Chae Yoon koma.

Sekian sedikit cuplikan dari Korean Drama "Moorim School". Mohon maaf banyak yang tidak bisa diceritakan dengan detil karena akan menjadi panjang x lebar dan kurang seru apabila saya menceritakannya. Silakan untuk yang tertarik dan penasaran dapat mendownloadnya di penyedia jasa Kdrama. Gomawo.  (“_”) *peace*



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Assalamualaikum readers!!!
Kali ini saya akan menceritakan pengalaman naik kereta Kedungsepur untuk pertama kalinya. Perjalanan ini saya lakukan pada hari terakhir di tahun 2015 bersama adik dan ibu saya. 

sumber : kanalsatu.com

Berangkat pada pagi hari di akhir tahun 2015, kami menuju ke Stasiun Poncol. Sesampainya kami membeli tiket di loket dengan menyerahkan identitas masing-masing kami. Untuk biaya pada saat itu yaitu Rp 25.000,- per orang. Setelah mendapatkan tiket kami menunggu sebentar untuk masuk ke ruang tunggu stasiun. Tak lama setelah itu tampak kereta Kedungsepur melaju dari arah timur. Kamipun segera masuk memilih tempat duduk. Kesan pertama saat memasuki kereta ini adalah takjub. Why? Karena interior kereta tampak mewah untuk kereta lokal. Bersih, berpendingin, dan tidak ada yang berjualan di dalam kereta.


Kereta berangkat pukul 6.15. Pada saat itu, penumpang tidak terlalu banyak. Masih banyak tempat duduk yang kosong di tigas gerbong kereta. Kereta ini berhenti di beberapa stasiun seperti Tawang, Alastua, Brumbung, Gubug, Sedadi, dan Ngrombo. Tujuan kami kali ini adalah stasiun Sedadi yang dekat dengan rumah nenek kami, Kami menempuh perjalanan selama kurang lebih dua setengah jam untuk sampai. Pada sore harinya kami kembali menumpang Kedungsepur untuk kembali ke Semarang. Sembari menunggu Kedungsepur dari Stasiun Ngrombo, saya sempat mengambil foto di Stasiun Sedadi.


Sekadar informasi, mulai Januari 2016, tarif Kedungsepur menjadi Rp 10.000,-/orang. Dengan tarif ini diharapkan penumpang mengalami kenaikan. Dan warga Semarang yang belum pernah menumpang kereta dapat menjajal kereta murah ini. Sayang sekali kan apabila ada kereta murah dengan fasilitas lebih diberhentikan karena kurang peminatnya. Bagaimana kalian tertarik untuk sekadar berwisata dengan kereta???




Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Newer Posts
Older Posts

ME

Da journal
Lihat profil lengkapku

About me

I'm Indonesian. I'm moslem and I proud because it.

Visitor

Categories

Book (6) Review (6) KDrama (5) DIY (3) Traveling (3) Trip (3) #HariBloggerNasional (1) #InovasiBCA (1) #MyBCAExperience (1) Beauty (1) Food (1) Lifestyle (1) Perbankan (1) story (1)

Blog Archive

  • ►  2017 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
  • ▼  2016 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (2)
    • ▼  Maret (4)
      • [Kdrama] Page Turner Eps 1 Part II
      • [Kdrama] : Page Turner Eps 1 Part I
      • [Kdrama] Pesan Dari Moorim
      • #3 Trip : Travelling with Kedungsepur
    • ►  Januari (3)
  • ►  2015 (5)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (3)

recent posts

Popular Post

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates