Ibu
Yoo Seul melarang Yoo Seul naik sepeda dan juga bergaul dengan Cha Sik karena
menurutnya tampang Cha Sik seperti orang urakan. Namun apa tanggapan Yoo Seul?
Ia tak terima Cha Sik dijelek-jelekkan oleh Ibunya. Bahkan Yoo Seul menganggap
Ibunyalah yang buruk karena selalu memaksakan kehendak sehingga ia tidak dapat
melakukan sesuatu yang biasa dilakukan oleh anaknya. Ibu Yoo Seul marah dan
memukul putrinya. Yoo Seul sangat kaget, ia pun mengeluarkan semua perasaannya
selama ini. Ibu Yoo Seul kaget mendengar pengakuan anaknya. Ia pun mencoba
merenungkan apa yang dikatakan anaknya.
Pagi
ini Cha Sik kembali menjemput Yoo Seul. Dan ada yang beda dengan penampilan Cha
Sik hari ini, ia tampak sangat rapi. Cha Sik pun menyapa Ibu Yoo Seul yang
kebetulan ada di depan rumah. Tak lama Yoo Seul keluar dan segera meminta Cha
Sik untuk mengantarnya ke sekolah. Dalam perjalanan Yoo Seul meminta maaf atas
perlakuan ibunya dan merepotkan Cha Sik. Cha Sik tak lantas menerima permintaan
Yoo Seul. Ia meminta Yoo Seul untuk memainkan satu lagu dengan piano di jalan
yang biasa ia lewati. Awalnya Yoo Seul tak mau, namun karena merasa berhutang
dengan Cha Sik akhirnya Yoo Seul menyanggupinya. Cha Sik pun sangat menikmati
permainan Yoo Seul.
Keesokan
harinya merupakan jadwal olahraga bagi Yoo Seul. Seperti biasa mereka harus
berganti pakaian sebelum berolahraga. Yoo Seul sendiri tak biasa untuk berganti
pakaian dengan teman-temannya sehingga ia meminta Cha Sik untuk mengantarkannya
ke ruang kosong. Namun apa yang terjadi setelah itu? Seorang siswa merekam Yoo
Seul saat berganti pakaian. Tak disangka Jin Mok yang melihat itu memukul siswa
tersebut sehingga membuat tangannya terluka.
Karena
tangannya terluka, Jin Mok mengatakan kepada bahwanya ia tidak bisa tampil saat
acara pernikahan kerabatnya. Namun apa tanggapan dari ayahnya, ia tidak
mengkhawatirkan luka di tangan Jin Mok malah mengkhawatirkan siapa yang bisa
menggantikan penampilan Jin Mok. Hal itu membuat Jin Mok kecewa.
Cha
Sik melihat ada kompetisi duet bermain piano di papan pengumuman. Ia bertekad
akan mengikuti kompetisi dengan mengajak Yoo Seul seperti di mimpinya. Namun
siswa lain meremehkan kemampuannya. Cha Sik pun tak terima, ia mengatakan bahwa
ia merupakan anak dari seorang pianis terkenal, Hyun Mung Sae dan
memperlihatkan foto ibunya dengan Hyun Myung Sae. Siswa lain makin mengoloknya.
Ia makin ingin membuktikan kalau ia bisa ikut kompetisi itu. Cha Sik pun
mencari Yoo Seul untuk mengajaknya bergabung dalam kompetisi itu. Namun apa
tanggapan Yoo Seul?? Sama seperti siswa lainnya. Yoo Seul menganggap Cha Sik
sudah gila karena ia nekat mengikuti kompetisi padahal ia sama sekali tidak
mempunyai basic bermusik. Cha Sik terlihat lesu mendengar komentar Yoo
Seul.
Sepanjang
perjalanan pulang Cha Sik menjadi pendiam. Yoo Seul merasa tidak enak dengan
perubahan Cha Sik. Tiba-tiba Cha Sik memberhentikan sepedanya di sebuah jalanan
yang tersedia piano. Ia mengatakan kepada Yoo Seul apakah kalo ia bisa
memainkan lagu yang pernah dimainkan Yoo Sebelumnya, Yoo Seul mau diajak untuk
mengikuti kompetisi itu. Yoo Seul tak percaya kepada Cha Sik, ia menuduh Cha
Sik membawa siswa lain untuk memainkan piano itu. Untuk meyakinkan Yoo Seul,
Cha Sik pun meletakkan jari Yoo Seul di atas tangannya. Cha Sik mulai
mengalunkan piano perlahan. Permainan piano Cha Sik cukup membuat Yoo Seul
terpukau melihat Cha Sik yang sama sekali tidak mempunyai background
bermusik. Karena permainan itu, Yoo Seul mau diajak Cha Sik untuk mengikuti
kompetisi.
Lalu
bagaimanakah dengan kompetisi itu ? Apakah mereka akan memenangkannya ? Dan
apakah Cha Sik dapat bertemu dengan Hyun Mung Sae?? Nantikan postingan
berikutnya.








