[Kdrama] Page Turner Eps 1 Part II

by - 22.07.00

Assalamualaikum readers, sebelum baca ini intip yang ini dulu ya [KDRAMA] PAGE TURNER EPS 1 PART II



Mobil yang dikendarai ibu Yoo Seul mengalami kecelakaan. Luka luar Yoo Seul tidak parah. Hanya saja saraf optik mata Yoo Seul rusak dan menyebabkan dia buta. Ibu Yoo Seul tidak dapat menerima kenyataan anaknya buta dan tetap memaksa Yoo Seul untuk tetap bermain piano.



Cha Sik mengalami insiden saat pendaratan. Organ yang terkena tongkat galahnya tidak menyebabkan masalah. Hanya saja beberapa tulang belakangnya harus ada yang dibenahi dengan operasi. Dan pasca operasi dokter menyarankan untuk menghentikan olahraga mengingat olahraga merupakan aktivitas yang berat dan dikhawatirkan dapat mengganggu tulang belakangnya.


Jin Mok syok mendengar Yoo Seul mengalami kecelakaan. Ia pun memutuskan menjenguk Yoo Seul dengan membawa bunga. Di rumah sakit Yoo Seul bertemu Cha Sik. Yoo Seul menanyakan jalan menuju atap kepada Cha Sik. Cha Sik pun menawarkan untuk mengantar Yoo Seul. Dari kejauhan terlihat Jin Mok melihat ke arah Yoo Seul dan merasa sangat bersalah melihat Yoo Seul buta. Jin Mok diam-diam mengikuti Yoo Seul dan Cha Sik. Setelah sampai di tempat yang mereka tuju, Cha Sik meninggalkan Yoo Seul. Yoo Seul memanjat pagar pembatas dan mencoba melompat. Belum sempat ia terjun, Jin Mok mencegah perbuatan Yoo Seul. Saat itulah Yoo Seul meluapkan semua perasaan kecewanya terhadap Jin Mok dan ibunya. Yoo Seul mengakatakan bahwa perilaku ibunya yang memaksanya untuk bermain piano itu disebabkan sakit hati ibunya pada Jin Mok . Setelah meluapkan semuanya, Yoo Seul pun melompat. Tak disangka Cha Sik menangkap tubuh Yoo Seul. Tak disangka ternyata Cha Sik tidak membawa Yoo Seul ke atap gedung melainkan ke parkiran. Yoo Seul marah karena Cha Sik menipunya. Cha Sik pun membalas bahwa Yoo Seul salah kalo ia menyalahkan ibunya maupun Jin Mok.



Setelah menyelamatkan Yoo Seul, Cha Sik bergegas pulang bersama ibunya. Hujan turun saat mereka akan pulang. Ibu Cha Sik mencoba membuka payung namun payung itu terlempar membuat Cha Sik tertawa terbaha-bahak. Namun tawa Cha Sik berubah menjadi air mata. Ibu Cha Sik menyadari ada yang tak beres dengan anaknya. Dia pun memeluk Cha Sik mencoba menenangkan putranya. Cha Sik terluka karena menganggap kemampuan yang ia banggakan hilang.



Sejak diagnosa dokter yang tidak memperbolehkan Cha Sik berolahraga, membuatnya murung dan malas makan. Ibu Cha Sik prihatin melihat keadaan putranya. Ia pun mencari cara untuk menghibur Cha Sik. Ibunya menceritakan mengenai ayah Cha Sik yang jenius dan kemampuannya menurun kepada Cha Sik. Ayah Cha Sik merupakan seorang pianis. Cha Sik mulai mengingat ketertarikannya pada alunan piano saat ia masih kecil. Cha Sik pun mulai bersemangat untuk menjadi seseorang yang hebat seperti ayahnya. Lalu apa yang akan dilakukan Cha Sik untuk mewujudkannya ?



Di rumah Yoo Seul, ibu Yoo Seul masih tak mengerti perasaan putrinya dan masih meminta Yoo Seul untuk berlatih piano. Ibunya juga mengatakan akan menjadi pendampingnya selama di sekolah. Tiba-tiba Yoo Seul mengingat selama hidupnya ia terlalu menurut. Ia mengingat perkataan Cha Sik untuk tidak menyalahkan ibunya atas semua kejadian yang ia alami. Yoo Seul pun menolak untuk didampingi ibunya ke sekolah. Ia ingin mandiri. Dan satu keinginan lainnya ia meminta untuk berhenti bermain piano. Lantas bagaimana kehidupan Yoo Seul di sekolah setelah ia buta ???

You May Also Like

0 komentar