Assalamualiakum
readers. First posting di tahun 2017 kita awali dengan membaca
novel. Yah, walaupun ini novel lama, tapi nggak masalah apalagi kalo penulisnya
Tere Liye. OK nggak usah lama-lama, check review aku soal novel ini.
Judul
Buku : Bumi
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Kota
Terbit : Jakarta
Tahun
terbit : 2014
Halaman : 440
Novel
ini merupakan buku pertama dari serial “BUMI”. Berkisah tentang kehidupan dan
petualangan gadis berusia 15 tahun bersama dua temannya.
Raib.
Atau biasa dipanggil Ra, merupakan anak tunggal dari orangtuanya. Sejak kecil
Ra merasa istimewa dibanding yang lainnya. Seperti namanya Raib, Ra benar-benar
bisa menghilang bila kedua tangannya ia letakkan di wajahnya. Tidak ada yang mengetahui
kemampuan istimewa Ra, teman dekat bahkan orangtuanya sekalipun. Sampai suatu
ketika ia tak sengaja melakukannya dan seseorang mengetahuinya.
Seli.
Merupakan teman dekat Ra. Setiap saat mereka menghabiskan waktu di sekolah
bersama. Dimana ada Ra pasti ada Seli.
Seli merupakan gadis yang sangat memperhatikan penampilannya, terlebih
ia sangat menggemari sesuatu yang berhubungan dengan Korea. Ia tampak seperti
gadis normal hingga suatu peristiwa terjadi. Rupanya ia istimewa seperti Ra,
hanya saja kemampuannya berbeda.
Ali.
Teman sekelas Ra dan Seli. Terkenal paling malas dan tak rapi di kelas. Ia
jarang memperhatikan guru dan mengerjakan tugas rumahnya. Ali adalah orang yang
pertama mengetahui bahwa Ra bisa menghilang. Dibalik sikap Ali, ternyata ia
menyimpan sebuah keistimewaan dibanding teman seusianya.
Hampir
setiap malam Ra selalu mengasah kemampuannya menghilangkan suatu barang. Hingga
sesosok tinggi kurus muncul di dalam cerminnya. Ia memberitahu Ra asal dan jati
diri Ra sesungguhnya. Sebelumnya Ra juga pernah melihat sosok itu tiba-tiba
muncul di sekolah saat ia tak sengaja menghilang. Ra berupaya tak menggubris
apa yang dikatakan sosok tinggi kurus itu, hingga suatu peristiwa terjadi.
Siang
itu Ra dan Seli berniat untuk ke kantin, namun mereka tak menemukan satupun
penjual karena sedang ada perbaikan trafo yang letaknya berada di dekat kantin.
Lantas mereka pun meninggalkan kantin, namun belum sempat mereka meninggalkan
tempat itu suara gemuruh dan teriakan para pekerja mengagetkan mereka. Rupanya gradu trafo meledak dan mengakibatkan satu tiang listrik tumbang, sontak para pekerja segera lari menghindar. Melihat
hal itu Ra tak bisa tinggal diam ia kemudian mencoba menghilangkan tiang
listrik dan berhasil. Tak sampai disana, ternyata kabel bertegangan tinggi
hampir menimpa tubuh Ra, sampai Seli mencoba melindungi Ra. Dan herannya tubuh
Seli tak terluka karena listrik tegangan tinggi itu. Tubuhnya seolah mampu
menyerap listik bertegangan tinggi itu. Ada yang istimewa dengan Seli.
Mereka
berdua kemudian mencari tempat sembunyi selepas peristiwa besar itu. Ali yang
rupanya menyaksiakan kejadian itu mengajak mereka untuk ke aula. Air muka Ali
masih terlihat kaget bercampur ingin tahu melihat peristiwa itu. Belum lama
mereka beristirahat. Tamus, sosok tinggi kurus muncul di hadapan mereka bertiga.
Kali ini ia tak sendirian namun bersama pasukannya yang juga berpakaian hitam.
Mereka mulai menyerang Ra dan teman-temannya. Pertempuran pun semakin sulit,
hingga Miss Selena, guru matematika mereka muncul untuk membantu mereka. Saat
Miss Selena dan Ra semakin terdesak, Miss Selena menyuruh mereka untuk masuk ke
sebuah lubang terang dan mengatakan mengenai buku matematika Ra.
Ra
dan teman-temannya masuk ke lubang terang tersebut dan meninggalkan Miss Selena
yang lemah. Mereka sampai di kamar Ra. Ra segera mencari buku matematikanya
untuk mencari tahu apa yang terjadi. Dan saat mencari tahu buku matematika
berubah menjadi buku tua dan membawa mereka ke suatu tempat yang sangat
berbeda, Klan Bulan. Dan petualangan mereka dimulai.
Ilo
bergegas menuju ke kamar anak bungsunya, Ou setelah mendengar kegaduhan. Tampak Ra,
Seli, dan Ali yang masih kebingungan. Ilo mencoba menanyakan apa yang
sebenarnya terjadi. Ra menceritakan semua peristiwa yang mereka alami hingga
bisa sampai di tempat itu. Ilo pun tampak sangat tertarik dengan penjelasan Ra.
Ia memutuskan menemui leluhurnya esok hari untuk membantu Ra dan
teman-temannya.
Av
tampak terkejut melihat cucu dai cucunya tiba-tiba ingin menemuinya. Ilo
menceritakan apa yang mereka cari. Av melihat anak-anak yang bersama Ilo. Av
tampak lebih terkejut saat ia mengetahui bahwa sedang bersama anak-anak hebat :
Ra, dari klan Bulan; Seli dari Klan Matahari; dan Ali dari Klan Bumi. Av pun
menunjukkan apa yang ingin diketahui Ilo, cucunya itu. Namun belum selesai
mereka mencari semua petunjuk, Pasukan Bayangan Klan Bulan yang dibekingi Tamus
datang. Terpaksa mereka harus melarikan diri dari perpustakaan besar Klan
Bulan. Mereka bergegas pulang karena keberadaan mereka telah diketahui oleh
Tamus. Ilo memutuskan untuk pergi ke rumah peristirahatan keluarganya,
menghindari pasukan Tamus. Dengan susah payah dan dibantu Ily anak tertua Ilo
mereka akhirnya sampai dengan selamat.
Suasana
kota Klan Bulan mencekam setelah peristiwa Perpustakaan Sentral. Pasukan Bayangan Klan Bulan masih menjaga perpustakaan besar. Ra tampak cemas memikirkan nasib
Miss Selena yang terakhir dibawa Tamus. Ia pun bersama Seli dan Ali menuju
perpustakaan besar melalui lorong berpindah. Sesampai disana pertempuran
kembali terjadi antara Tamus serta pasukan bayangan Klan Bulan dengan mereka
bertiga. Saat sudah semakin terdesak Ali yang berasal dari klan Bumi tiba-tiba
berubah menjadi seekor beruang besar dan membantu Ra serta Seli. Pertempuran
pun berhasil dimenangkan Ra dan teman-temannya. Tamus sendiri terperangkap di
penjara bawah yang tak seorangpun tahu dimana berada.
Novel
ini merupakan buku kedua Tere Liye yang saya baca setelah “Hujan”. Berbeda
dengan buku yang sebelumnya “Bumi” menyajikan cerita fantasi yang mungkin beberapa
orang tak akan menyangka hal seperti itu. Dengan penggambaran tokoh yang sangat
menarik. Gaya bahasa sang penulis membuat kita dapat merasakan dan mudah
memahami peristiwa yang terjadi. Ending dari
novel ini membuat pembaca ingin segera membaca seri berikutnya, BULAN. Novel
ini recomended buat kalian para
penikmat novel fantasi dan novel berbau sains.

0 komentar